Rabu, 09 Februari 2011

Ketika Masa Itu Telah Hilang ...

Assalamualaikum

Tak terasa hidup ini ternyata betul-betul singkat, mengapa tidak ? perasaan yang merasa dulu masih bermain dengan teman-teman sd, smp, sma ... ternyata telah menjadi kenangan yang tertoreh indah dalam cerita hidupku .
Ingin rasanya aku kembali ke masa lalu yang penuh dengan canda tawa mereka... seakan membangkitkan gairah hidup ketika bersama mereka. Tapi apalah daya... jikalau di setiap pertemuan maka akan ada perpisahan ... sudah menjadi kehendak-Nya bahwa ini akan terja ...
Dengan penuh rasa tanggungjawab ku lalui hidup ini dengan apa yang telah ditorehkan-Nya padaku. Begitu banyak mimpi yang telah dikabulkan-Nya untuk, dan begitu banyak pula yang ditunda-Nya untukku ... Entah berapa lama lagi hidup ini diberikan-Nya padaku, namun ada satu hal yang kuharap pada-Nya ... Yakni ... “IZINKAN AKU BERTEMU DENGAN ORANG-ORANG YANG KUSAYANGI DI SURGA-MU YA RABB KU”...
Beberapa stage kehidupan telah kulalui hingga berada pada stage ini ... stage yang akan menentukan kemana jalan hidupku selanjutnya ... kuharap seseorang yang bisa mengisi kekosongan hatiku datang tepat pada waktunya ... Ya Rabb izinkan hambamu ini memperoleh salah satu bidadari surga dunia-Mu... kapan waktu itu tiba Aku berpasrah pada-Mu Ya Rabb...
Banyak orang menganggap untuk urusan yang satu ini soal gampang ... ada banyak di luar sana katanya ... apakah mereka menganggap hal ini hanya permainan belaka ?? apakah mereka tidak tahu bahwa yang mereka cari adalah pendamping sisa hidup mereka kelak? Begitu indahnya Cinta sehingga banyak dari mereka yang mencoba tuk menghilangkan keindahan itu dengan harapan mereka bisa menikmainya kapan saja dengan cara apa saja ...
Sungguh ironi ikalau hal ini terjadi pada mereka yang intelek, berbagai alasan pun diungkapkan ... katalis untuk belajarlah, supaya ada penyemangat hidup, supaya ada yang meratiin ... ya dan berbagai alasan lainnya ...
Aku tidak mengelak jikalau alasan itupun masuk akal di fikiran ku, namun aneh terasa... ketika aku berkumpul di tengah kumpulan orang yang ber pikiran seperti itu, dan ketika aku berkumpul dengan para sahabat yang tidak berpikiran layaknya kelompok sebelumnya ... Ya Allah beri hamba petunjuk yang mana jalan yang terbaik bagi hamba-Mu ini. Jika perasaan itu datang, apakah mereka juga meresakannya?? Mungkin tidak, siksa batin ini rasanya, memilih antara keluarga, sahabat, dan kata hati dari-Mu Ya Rabb...
Satu harapan dan mimpi ini, ku harap dapat Engkau wujudkan Ya Rabb ... izinkan aku bisa Mencintainya karena-Mu dan dia mencintaiku karena-Mu juga Ya Rabb ...
“ANA UHIBBUKI FILLAH”

0 komentar:

Posting Komentar

 
;